Untuk kamu mendang mending seperti saya, sepertinya memang harus sadar diri untuk ngga coba-coba nge-mall ke mall favorit nya oerang-orang aya di Jakarta. Sebenarnya secara sadar saya udah mencoba untuk ngga mengunjunginya, tapi karena terpaksa undah janji sama keponakan untuk membelikan sesuatu, ya sudahlah, kita berkunjung saja.
![]() |
| Dua bocil penggemar Smiggels |
Jadi, di 21/07/25 kemarin, kami mengunjugi PIM untuk membeli tempat bekal makan siang dengan merk Smiggles. Jujurly, sebenernya saya ngga tahu, merk apa itu. Setelah lihat-lihat dan browsing ternyata itu adalah merk alat-alat sekolah yang harganya mahal (untuk ukuran saya). Bayangkan, tas lunch aja tanpa kotak makannya, udah Rp599K. Wow, mihil amat yak.. sayang amat sebenernya. tapi sudahlah, karena sudah janji akhirnya dibeli juga. Ampuun dah, kalo lihat barang-barang di PIM ini, kok ya mahal-mahal amat. Saya emang bukan targetnya siiih.
Untuk jajanannya juga mihil amat ya. Ice cream ukuran kecil aja, Rp25K seuprit. Bahkan Sour Sally, dengan meng-claim sebagai yogurt sehat, harganya mencapai Rp90K- an. Padahal cuma ditambah toping buah-buahan doang.. hiks. Soal rasa, agak asem-asem dengan tekstur lembut dan tampilan wara hitam.
Kalau mau buat sendiri sebetulnya bisa aja sih. Tinggal cari bahannya, terus diolah sendiri. Bisa dapat banyak, walaupun mungkin rasanya ngga 100% sama banget. Tapi secara ekonomis jadi lebih hemat.
Tapi emang bener ya, dahsyatnya pengaruh Tik Tok itu. Karena lihat review diaplikasi itu, dengan mudahnya konsumen untuk tertarik dan akhirnya ikut membeli. Padahal mungkin ngga butuh, tapi karena ter-racun-i dengan hal tersebut, bikin yang ga dibutuhkanpun jadi dibeli juga.
.jpeg)

Komentar