Semarang - Kudus, 5 - 7 September 2025

 5 September 2025

Keberangkatan kami ke Semarang kali ini adalah dalam rangka mengantar barang-barang yang dibutuhkan Cici untuk persiapan PKL ke Bali. Awalnya barang-barang tersebut mau dipaketin aja, tapi karena situasi saat itu sedang choas gara-gara ada kebijakan kenaikan tunjangan rumah anggota DPR, malah jadi khawatir barangnya jadi ngga sampai.

Pesen tiket dan persiapan ke Semarang singkat-singkat aja. Karena dadakan dan berbarengan dengan libur Maulid Nabi Muhammad, hotel yang dituju sudah fully book. jadi, ya cari-cari penginapan yang deket-deket sama kost Cici di Tembalang. Penginapannya relatif sempit ya, untuk area sholat aja ngga cukup, mesti geser-geser tempat tidur. Kamar mandinya lumayan lega, tapi gantungan handuknya itu loh, tinggi banget. Untuk ukuran saya yang mini ini, effort banget mau ngegantung handuk mandinya. air nya juga kurang kenceng dan kecil volume keluarnya.

Victory Stay, fasilitas sesuai harga.. do not expect too much.

Berangkat jam 10 pagi dengan asumsi ga bakal kena macet efek libur panjang ternyata zonk. Baru sampai toll MBZ saja udah stucked. Sampai menjelang waktu sholat Jumat, baru sampai rest area KM 57. Akhirnya sholat dulu dan makan siangnya antriii banget. Berharap setelah sholat jumat, macet terurai, ternyata tetap terkena macet menjelang Semarang,( kayanya daerah Kendal). Akhirnya, istirahat lagi di rest area Batang untuk ishoma Magrib dan Ishya. 


Bakmi Jowo Lek Har

Sampai penginapan  sudah malam, untungnya ada kuliner bakmi jowo yang dekat. Mampir dulu makan Bakmi Jowo Lek Har mengisi perut dan istirahat sebelum check-in.   

6 September 2025

Menyempatkan diri jalan pagi ke kampus Universitas Diponegoro sekalian cari sarapan. Menyusuri kampus, membawa saya flash back  saat pertama kali nganter Cici cari kost dan hari pertama kuliah. Kayanya jadi gimana gitu kalo inget, rada-rada basah hati ini.  Ngga terasa ternyata sudah 3 tahun lewat, tapi kenangan itu masih nyata banget. Bahkan jadi inget juga sama diri sendiri pada saat awal-awal masuk kuliah, penuh dengan tanda tanya besar dan kekhawatiran, apa yang akan dihadapi.. ihh melow ya...

Keliling kampus took me flashback to era when I was first time start college life

Puas keliling kampus dan foto-foto, lanjut cari kue untuk sarapan di warung dekat kampus. Ini salah satu warung favorit untuk cari kue-kue tradisional karena lengkap dan rasanya tidak mengecewakan. Apalagi getuk, cenil dan jajanan tradional lainnya, original banget rasanya.

Warung Soto Kudus Bu Jatmi

Nah, karena emang waktunya cukup lama di Semarang maka diputuskan untuk wisata ke Kudus sekalian mengunjungi makam Sunan Kudus (Jaffar Soddiq) yang terletak tepat di belakang Mesjid al Aqsa Menara Kudus. 

Mesjid Al Aqsa Menara Kudus

Berangkat dari Semarang jam 10 pagi, dan sampai mesjid tepat menjelang zuhur. Ternyata ramai banget, karena emang bertepatan dengan long weekend kali ya. Tapi prosesi ziarah ke makam Sunan Kudus lumayan lancar dan lanjut sholat di Mesjid Menara Kudus.

Selesai sholat, lanjut makan siang dengan tujuan penjual Soto Kudus terkenal yaitu Soto Kudus Bu Jatmi. Wuiihhh, beneran rame banget pelanggannya, tidak hanya warga lokal tapi juga wisatawan yang penasaran dengan kelezatan Soto Kudus Bu Jatmi.

Soto Kudus Bu Jatmi, Kudus

Semangkuk soto kudus yang gurih, sedikit manis segar dan aroma smokey membuat perut kenyang dan hangat. Ditemani tempe dan kerupuk kulit menambah kenikmatan soto kudus, apalagi ditambah racikan sambal dan perasan jeruk nipis.. nambah lah pokoknya..

Masaknya masih pakai arang, rasa smokey nya kuat

Mumpung masih di Kudus,sekalian mampir ke Museum Kretek. Jadi inget series Gadis Kretek di Netflix yang menceritakan kisah cinta Jeng Yah dan Mas Raja dalam menjalani cinta. Nah salah satu, lokasi yang digambarkan adalah museum kretek untuk menelusuri jejak kisah Jeng Yah.

Pengusaha rokok terbesar pada tahun 1918
 yang memiliki pabrik kretek Tjap Bal Tiga Nitisemito

Musem Kretek tidak terlalu besar, namun cukup informatif. Di sana ditampilkan diorama proses pembuatan rokok secara tradisional, alat-alat pembuat rokok kretek dan sejarah terkait rokok di Indonesia. Ada juga berbagai rokok yang pernah diproduksi dan masih diproduksi serta informasi penemu rokok kretek dan pengusaha rokok terkemuka pada jamannya. Seneng banget sih bisa mengunjungi museum ini, walau kecil tapi menarik dan informatif.

Salaha satu diorama di Museum Kretek

Kunjungan ke Kudus cukup berkesan dan menyenangkan karena mendapatkan pengalaman baru dan berbeda.

7 September 2025

Setelah sarapan dan siap-siap, jam 10 pagi kami check out untuk kembali ke Jakarta. Ga lupa beli oleh-oleh Mochi Gemini yang terkenal. Ternyata tokonya sudah dipenuhi wisatawan yang membeli oleh-oleh. Padahal masih pagi, mochi nya sudah tinggal sedikit. 

Mochi Gemini, mochi-nya emang enak banget

Perjalanan dilanjutkan dengan mampir beli daster batik di Sentra Batik Sentono Pekalongan. Kalau ini untuk menuruti keinginan nenek yang seneng banget beli daster batik. Cukup lama juga di sini, muter-muter cari batik yang cocok motif dan harganya. Padahal secara umum, coraknya mirip-mirip dan harganya lumayan miring kok (jika dibandingkan membeli di Jakarta)


Sentra Batik Sentono Pekalongan

Ternyata, perjalanan pulang ke Jakarta lumayan   macet. Selain ada beberapa ruas jalan yang sedang diperbaiki, juga memang karena libur panjang itu. Banyak yang sebelumnya menunda perjalanan karena sempat terjadi kerusuhan, melaksanakannya di tanggal libur panjang ini. Beberapa kali masuk rest area untuk isi bensin, ternyata penuh banget. Akhirnya keluar toll di Kota Cirebon. Selain untuk isi bensin, juga makan dan istirahat. Pilihan jatuh pada Empal Gentong H. Apud. Menu favorit adalah Empal Gentong dan Sate Kambing mudanya yang maknyuss. Tak lupa beli kerupuk miskin dan Teh Upet yang sedep wangi.

Empal Gentong dan Sate Kambing Muda H. Apud

 Dari Cirebon menuju Jakarta tetap terjebak kemacetan dan sampai di rumah hampir tengah malam. Cukup melelahkan, namun masih bisa dinikmati perjalanan kali ini. 



Komentar