Resensi Novel : Lelaki Harimau - Eka Kurniawan

Ini novel ke-3 Eka Kurniawan yang saya baca, Lelaki Harimau.

Seperti novel lainnya, Eka Kurniawan selalu bercerita secara bernas, jalin menjalin antar bab. Tiap bab akan memberikan alasan cerita yang terjadi pada bab sebelumnya. Sebuah metode bercerita yang menjadikan kita penasaran untuk tahu alasan suatu peristiwa/hal terjadi.

Margio, sosok pemuda yang digambarkan sebagai pria muda yang kuat, lincah dan cekatan seperti harimauyang sepanjang hidupnya hampir tak pernah menemui kedamaian. Sejak kecil sampai beranjak dewasa, hanya kekerasan yang selalu disaksikan dalam keluarganya. Meski menyimpan dendam kepada ayahnya yang memang sangat kasar kepada ibu dan dirinya, namun rasa sayang kepada ibunya selalu menahan dirinya untuk melawan kepada ayahnya. Bahkan sikap itu membuat sang ayah malah salah tingkah. Satu-satunya hal yang menguatkan adalah bahwa ia percaya bahwa dalam dirinya bersemayam harimau putih, binatang yang dipercaya secara turun temurun merupakan piaraan leluhurnya, yang juga secara umum dimiliki banyak lelaki di kampungnya.

Kisah hubungan terlarang, keinginan untuk melihat ibunya bahagia meskipun melalui jalan yang salah, menjadi dilema menarik untuk dipahami. Kisah cintanya yang bersemi sejak kecil, harus menerima kenyataan pahit setelah tahu fakta yang terjadi dibalik kelahiran adiknya yang hanya berumur hitungan hari.

Secara umum, kehidupan Margio digambarkan begitu kelam. Hanya kebahagiaan kecil yang hadir, itupun hanya sekejap. Ayah dan Ibu nya yang tidak jelas dalam hubungan suami istri, membuat dia dan adiknya bertanya, hubungan seperti apa yang terjadi antara ayah dan ibunya.

Sungguh cerita yang sangat kompleks, namun tidak bertele-tele. Membaca novel ini, rasanya ingin segera tahu, apa yang terjadi di akhir cerita.

Komentar