Bukan suatu kebetulan, semua pasti ada yang mengatur. Mungkin seperti tiba-tiba, seminggu sebelum acara Haul Solo, ada undangan menghadiri kegiatan kantor di Solo. Meskipun sebelumnya sudah ada rencana menghadiri Haul Solo, keyakinan untuk hadir cuma 50% aja, padahal hotel sudah di booked jauh-jauh hari. Jadilah saya berangkat ke Solo untuk tugas kantor, lanjut menghadiri Haul Solo, ngga perlu balik ke Jakarta.Selesai kegiatan kantor di Jumat, 2 Oktober 2026, saya pindah ke Harris Hotel and Convention center di Jalan Slamet Riyadi, masih satu jalan dengan hotel tempat saya menginap sebelumnya, Alila. Sekitar pukul 15.00 waktu Solo, Bunda, nenek dan Adnan pun sampai dan bergabung.Selain acara Haul Solo, jangan lupa untuk menikmati kelezatan kekhasan kuliner Solo. Pilihan makan malam adalah
Bakmi Jowo di Mbah Mangoen. Ternyata ramai sekali ya. Selain bakmi jawa, banyak pilihan lain yang ditawarkan. Tapi, karena sebelumnya saya sudah makan bakmi jawa, saya pilih ayam goreng kampung. Selalu seru kalau makan bakmi jawa, karena live cooking nya itu loh, menarik banget untuk dilihat.
Besoknya (3 Oktober 2026), sekitar pukul 7.00 pagi berangkat ke area Mesjid Riyadh di sekitar Pasar Kliwon sebagai pusat kegiitan Haul. Sebelumnya, mampir dulu sarapan Soto Triwindu, soto daging legendaris yang sudah berdiri puluhan tahun. Hmmm.. sedap benar sarapan dengan soto yang segar. Kuahnya ringan, dengan rasa gurih yang mantap. Untuk pelengkap, bisa ditemani tempe/perkedal/aneka gorengan lain. Untuk isiannya juga bisa ditambah dengan kikil/lidah/toping lain.. pokoknya enak.
Lepas sarapan, langsung menuju lokasi acara. Mengingat sepertinya susah untuk dapat parkir, akhirnya naik becak saja. Wuiihh seru deh. Benerkan? sampai lokasi ternyata semua area jalan menuju pusat acara udah penuh sesak dengan jamaah. Ribuan orang sudah memenuhi hampir semua tempat kosong. Akhirnya benar-benar duduk di tenga jalan beraspal yang panas. Untungnya banyak gratisan es teh dan roti untuk jamaah, jadi agak tertolong rasa haus dan laparnya. Semakin siang, matahari semakin tinggi dan semakin panas. Mulai banyak jamaah yang bubar karena tidak tahan panas. Jam 11.00 siang, walau acara belum selesai kahirnya ikutan bubar juga. Langsung cari makan siang, tujuannya RM Ayam Goreng Karto Tembel 2. Ternyata ayamnya sudah habis..sold out, padahal masih siang. Akhirnya makan seketemu nya aja deh. Lanjut ke Pasar Klewer, belanja batik untuk oleh-oleh. Malamnya, makan bakmi lagi. Kali ini di Pondok Bakmi Sederhana. Bakmi Jawa ala Solo. Porsinya jumbo, rasanya gurih dengan isian yang melimpah..
Minggu (4 Oktober 2026), acara Maulid dimulai selepas sholat subuh. Subuhan di hotel, lanjut lagi ke lokasi acara. Kali ini naik bajaj. Oalh, ternyata muat loh ber-empat. Jadi satu bajaj untuk 5 orang. Lagi-lagi, pas sampai lokasi, udah padat banget. Makin jauh dari lokasi acara. Prosesi maulid didengarkan secara sayup-sayup saking jauhnya. Sekitar pukul 9 pagi, jamaah mulai membubarkan diri.. kami pun memutuskan kembali ke hotel untuk bersiap check out dan kembali ke Jakarta.
Waah, sebuah rangkaian kegiatan yang menyenangkan meski agak sedikit melelahkan.. seru, banyak pengalaman baru dan ... dateng lagi ngga ya tahun depan?
Komentar